Training Motivation dan Pengembangan Karakter: Membentuk Mahasiswa FSH yang Humanis dan Profesional
BERITA FSH, Lapangan Student Center - Usai pelaksanaan Istirahat, Sholat, dan Makan (ISHOMA), rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Tahun 2026 kembali dilanjutkan pada pukul 13.00 WIB. (Sabtu, 29 Agustus 2026)
Kegiatan dibuka kembali oleh MC Semi Formal melalui sesi ice breaking yang berlangsung meriah guna membangun kembali semangat mahasiswa baru sebelum memasuki agenda Training Motivation dan Pengembangan Karakter. Sesi ini dipandu oleh moderator Daniel Adrian Bredley dan menghadirkan dua narasumber yang memberikan wawasan mengenai nilai kemanusiaan, kepemimpinan, serta pengembangan karakter dan profesionalisme mahasiswa.
Narasumber pertama, Nur Ilhamillaili Fisabilillah Miswin, M.H., menyampaikan materi bertajuk “Integrasi Nilai Kemanusiaan dan Kepemimpinan Etis dalam Penegakan Hukum.”
Dalam pemaparannya, Nur Ilhamillaili menekankan bahwa hukum tidak hanya berkaitan dengan aturan, norma, dan pasal-pasal yang berlaku, tetapi juga harus senantiasa berorientasi pada nilai kemanusiaan. Menurutnya, seorang calon sarjana hukum perlu memiliki kepekaan sosial dan empati dalam memahami berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Mahasiswa juga didorong untuk membangun karakter kepemimpinan yang berlandaskan pada nilai kejujuran, keadilan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama. Dengan demikian, lulusan Fakultas Syariah dan Hukum diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan dalam memahami dan menganalisis persoalan hukum, tetapi juga mampu menghadirkan pendekatan yang humanis dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat.
Materi berikutnya disampaikan oleh Syukri Rahmatullah, Pemimpin Redaksi Berita Satu, dengan tema “Membangun Jejaring Profesional dan Karakter Diri melalui LinkedIn.”
Dalam sesi tersebut, Syukri Rahmatullah memberikan wawasan praktis mengenai pentingnya membangun rekam jejak digital dan citra profesional sejak masa perkuliahan. Mahasiswa diperkenalkan pada pentingnya personal branding sebagai bagian dari proses pengembangan karakter dan persiapan memasuki dunia profesional.
Selain itu, mahasiswa juga memperoleh pemahaman mengenai pemanfaatan platform LinkedIn sebagai sarana untuk membangun jejaring profesional, memperluas koneksi, serta memperoleh informasi dan peluang pengembangan karier.
Mahasiswa didorong untuk mampu menampilkan kompetensi, pengalaman, dan potensi diri secara profesional. Kemampuan membangun jaringan dengan para profesional dan praktisi di berbagai bidang juga menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.
Sesi Training Motivation dan Pengembangan Karakter berlangsung secara interaktif melalui dialog dan tanya jawab antara mahasiswa baru dengan kedua narasumber. Sejumlah mahasiswa turut aktif menyampaikan pertanyaan, di antaranya Abdurahman dari Program Studi Hukum Tata Negara dan Rasyafa dari Program Studi Hukum Keluarga.
Antusiasme mahasiswa dalam sesi diskusi menjadi bagian dari upaya membangun keberanian, sikap kritis, serta kemampuan berkomunikasi sejak awal memasuki lingkungan perguruan tinggi.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kepada para narasumber sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan wawasan yang telah diberikan kepada mahasiswa baru Fakultas Syariah dan Hukum Tahun 2026.
Setelah sesi Training Motivation dan Pengembangan Karakter berakhir, moderator mengembalikan jalannya kegiatan kepada MC Semi Formal. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi ice breaking sebelum mahasiswa baru memasuki agenda inti berikutnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru Fakultas Syariah dan Hukum diharapkan mampu membangun karakter yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan yang etis, kepedulian terhadap nilai kemanusiaan, serta kesiapan untuk menghadapi tantangan dunia profesional di masa depan.




