LKBH FSH UIN Jakarta Matangkan Langkah Menuju Akreditasi, Persiapan Kian Intensif
BERITA FSH, Ruang Rapat Dekanat - Salah satu target pimpinan Fakultas Syariah dan Hukum periode ini adalah akreditasi Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) FSH UIN Jakarta. Sudah sejak lama ikhtiar untuk akreditasi ini, namun masih menemui kendala sehingga belum berhasil. Dilihat dari sejarahnya, LKBH ini sudah sejak lama berdiri dan telah melahirkan banyak pengacara dan konsultan hukum, termasuk dosen. Dulu mereka belajar di LKBH ini, kini mereka berkiprah di berbagai macam dunia kerja. (Senin, 6 April 2026)
Pengalaman dalam mendampingi perkara, melakukan pemberdayaan masyarakat, memberikan pelatihan paralegal, dan kegiatan pemberdayaan lainnya menjadi modal utamanya dalam pengajuan akreditasi ini. Selain itu, pendampingan melalui e-court juga sudah dilakukan. Sudah layak LKBH ini mengajukan akreditasi sejak dulu. Selain sebagai fungsi pendampingan, LKBH ini juga sebagai tempat magang dan menguatkan pemahaman praktikal bagi mahasiswa FSH terkait dengan aspek acara di pengadilan.
Pada senin, 6 April, tim kembali melakukan rapat untuk mengecek data dan administrasi yang diperlukan. Tim melakukan cek daftar yang telah siap sepenuhnya, siap sebagian, dan yang perlu disiapkan. Hadir pada rapat tersebut Dekan, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Pengurus LKBH, dan tim akreditasi. Prof. Dr. Muhammad Maksum, Dekan FSH, memastikan agar proses pemenuhan dokumen yang diperlukan terus dipantau. “Dokumen yang sudah lengkap dikumpulkan dan dokumen yang belum agar dipantau terus progresnya", tuturnya. Hal ini menyesuaikan dengan kemungkinan dibukanya pendaftaran akreditasi dalam waktu dekat. Jumlah kasus yang ditangani relative sudah memadai. Adapun pelatihan dan pemberdayaan akan disempurkan dengan data-data terkini.
Pak Subhan Anshari, sebagai salah satu Tim, menerangkan kesiapannya untuk akreditasi LKBH. Ia mengusulkan untuk segera melakukan audiensi dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Banten. Untuk menyambut hal itu, Dr. Afwan Faizin, meminta Tim untuk segera menyiapkan tim yang akan audiensi. FSH akan berkirim surat untuk tujuan tersebut.



