FSH UIN Jakarta Resmikan Hukumonline Corner dan Gelar Studium General tentang Masa Depan Profesi Hukum
FSH UIN Jakarta Resmikan Hukumonline Corner dan Gelar Studium General tentang Masa Depan Profesi Hukum

Berita Fsh, Ruang Teater Lt.2 - Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar kegiatan launching Hukumonline Corner, sosialisasi layanan Hukumonline, serta Studium General bertema “Masa Depan Profesi Hukum di Tengah Era Disrupsi” pada Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Teater Lantai 2 Fakultas Syariah dan Hukum ini menghadirkan Robert Sidauruk selaku Chief Content Officer Hukumonline sebagai narasumber utama.

Acara berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dan dihadiri oleh Dekan FSH Prof. Dr. Muhammad Maksum, S.H., M.A., MDC., Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum Dr. Afwan Faizin, M.A., para dosen, serta mahasiswa perwakilan dari setiap program studi di lingkungan Fakultas Syariah dan Hukum.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Fakultas Syariah dan Hukum juga meresmikan Hukumonline Corner yang rencananya akan ditempatkan di Perpustakaan Fakultas Syariah dan Hukum sebagai pusat akses layanan dan referensi hukum digital bagi mahasiswa maupun dosen. Peresmian dilakukan secara simbolis melalui prosesi pemotongan pita oleh Dekan FSH Prof. Dr. Muhammad Maksum didampingi perwakilan dari Hukumonline.

Kehadiran Hukumonline Corner diharapkan dapat menjadi sarana pendukung pembelajaran dan riset hukum berbasis digital, sekaligus mempermudah civitas akademika dalam mengakses berbagai sumber hukum, peraturan perundang-undangan, jurnal, hingga analisis hukum terkini.

Dalam sambutannya, Dekan FSH Prof. Dr. Muhammad Maksum menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin ilmu di era digital saat ini. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan Hukumonline merupakan contoh nyata hasil sinergi antara bidang hukum, teknologi, dan bisnis.

Menurutnya, perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat mengakses layanan hukum dan informasi akademik. Kehadiran platform seperti Hukumonline dinilai mampu mempermudah mahasiswa maupun dosen dalam melakukan riset hukum, penelusuran regulasi, hingga penyusunan karya ilmiah secara lebih efektif dan terstruktur.

Prof. Muhammad Maksum juga mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), secara bijak dalam proses akademik. Ia menegaskan bahwa AI seharusnya digunakan sebagai alat bantu untuk memperkuat kerangka berpikir dan riset, bukan menggantikan proses berpikir kritis mahasiswa dalam menyusun karya ilmiah.

Selain itu, Dekan FSH turut mendorong mahasiswa untuk membangun inovasi baru melalui kolaborasi dengan bidang lain, khususnya teknologi informasi. Menurutnya, mahasiswa hukum memiliki peluang besar untuk menciptakan layanan digital berbasis hukum yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat di era modern.

Sementara itu, Robert Sidauruk dalam pemaparannya menjelaskan bahwa dunia hukum saat ini tengah menghadapi perubahan besar akibat perkembangan teknologi dan meningkatnya kompleksitas regulasi. Ia menyampaikan bahwa mahasiswa hukum masa kini dituntut memiliki kemampuan riset yang kuat, kecakapan digital, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan hukum yang berlangsung sangat cepat.

Robert menjelaskan bahwa Hukumonline melalui program University Solution hadir untuk mendukung penguatan ekosistem akademik dan riset hukum di perguruan tinggi. Melalui Hukumonline Corner, mahasiswa dan dosen dapat mengakses berbagai layanan digital seperti database peraturan perundang-undangan, analisis putusan pengadilan, jurnal hukum, hingga teknologi AI berbasis hukum Indonesia bernama AI-lex.

AI-lex merupakan teknologi kecerdasan buatan yang dikembangkan khusus untuk membantu penelusuran hukum secara percakapan (conversational search), analisis regulasi, serta pemetaan isu hukum secara cepat dan sistematis. Selain itu, Hukumonline juga menyediakan layanan pemantauan perkembangan regulasi secara real-time yang dinilai sangat membantu proses penelitian dan penyusunan karya ilmiah.

Sebagai bentuk apresiasi dan penguatan kerja sama, kegiatan juga diisi dengan prosesi pertukaran plakat antara Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan pihak Hukumonline. Pertukaran plakat tersebut menjadi simbol kolaborasi antara dunia akademik dan industri hukum digital dalam mendukung pengembangan pendidikan hukum yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Dalam kesempatan tersebut, Robert Sidauruk juga menyampaikan apresiasi terhadap Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta yang dinilai memiliki reputasi akademik yang kuat serta menghasilkan lulusan yang kompeten di dunia profesional hukum. Ia berharap kerja sama antara Hukumonline dan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta dapat terus berkembang dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi penguatan pendidikan hukum di Indonesia.

Kegiatan berlangsung dengan lancar, interaktif, dan penuh antusiasme dari para peserta. Hal tersebut terlihat dari sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung aktif antara mahasiswa dengan narasumber terkait perkembangan profesi hukum, penggunaan teknologi digital, serta tantangan dunia hukum di era disrupsi.

Sebagai penutup rangkaian acara, panitia juga memberikan souvenir kepada peserta yang aktif bertanya selama sesi diskusi berlangsung. Pemberian souvenir tersebut menjadi bentuk apresiasi atas partisipasi aktif mahasiswa dalam mengikuti kegiatan akademik dan diskusi ilmiah.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta diharapkan semakin mampu memperkuat budaya riset, meningkatkan kualitas pembelajaran hukum berbasis teknologi, serta mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan profesi hukum di masa depan.(Nsc)

foto 1  foto 3

foto 4 foto 5

foto 6 foto 7

foto 8 foto 9