FSH UIN Jakarta Perkuat Kualitas Artikel Ilmiah Menuju 10th International Conference on Law and Justice
- 20 Mei 2026
- 4 mnt baca
- 25
Berita Fsh, Ruang Meeting Lt.2 - Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali menggelar kegiatan Coaching Clinic Series 3: Peer Review Article Workshop dalam rangkaian persiapan 10th International Conference on Law and Justice (ICLJ) bertema “Reimagining Law and Justice: Bridging Inequality and Protecting the Vulnerable in a Changing World”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 19 Mei 2026, dan menjadi forum penting bagi para peserta konferensi untuk mematangkan artikel ilmiah sebelum memasuki tahap publikasi dan presentasi internasional.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Ketua 10th ICLJ, Windy Triana, Ph.D., yang menyampaikan sejumlah informasi penting terkait pelaksanaan konferensi. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa jadwal keberangkatan yang semula direncanakan pada 24–26 Juni 2026 mengalami penyesuaian menjadi 6–8 Juli 2026. Penyesuaian tersebut dilakukan guna memastikan seluruh persiapan akademik peserta dapat terselesaikan secara optimal.
Windy Triana juga menekankan bahwa seluruh artikel peserta ditargetkan mencapai progres 100 persen paling lambat pada 30 Mei 2026. Hal ini menjadi syarat utama sebelum proses pengurusan tiket penerbangan dilakukan oleh panitia. Peserta diwajibkan mengonfirmasi keikutsertaan sekaligus menyerahkan artikel yang telah selesai sesuai tenggat waktu yang ditentukan. Selain itu, hanya artikel yang dipublikasikan pada tahun 2026 yang dapat diikutsertakan dalam konferensi internasional tersebut.
Dalam pelaksanaan coaching clinic ini, panitia telah membagi reviewer sesuai dengan tema kajian masing-masing. Pembagian tersebut bertujuan agar proses pendampingan dan peninjauan artikel dapat berjalan lebih terarah dan mendalam sesuai bidang keilmuan para peserta.
Pada kategori Law, Human Rights, and Vulnerability, sesi review dipandu oleh Windy Triana, Ph.D. di Ruang Meeting Magister dan Doktor lantai 2. Tema-tema yang dibahas meliputi keadilan gender dan reformasi hukum, perlindungan anak dan transformasi hukum keluarga, hak kelompok rentan dalam sistem peradilan, serta hak disabilitas dan sistem hukum inklusif.
Sementara itu, kategori Socio-Legal Approaches to Justice dipandu oleh Prof. Dr. Kamarusdiana, M.H. di Ruang Kelas Magister lantai 3 (301). Fokus kajian pada sesi ini mencakup kesenjangan antara hukum normatif dan praktik di lapangan, pluralisme hukum dan akses terhadap keadilan, studi empiris mengenai pengadilan dan masyarakat, hingga mekanisme keadilan berbasis komunitas.
Pada kategori Sharia, Ethics, and Protection of the Vulnerable, sesi review dipimpin oleh Arip Furkon, Ph.D. di Ruang Teater lantai 2. Tema-tema yang menjadi perhatian antara lain maqashid syariah dan keadilan sosial, hukum keluarga Islam dan perdebatan kesetaraan gender, syariah dan hak minoritas, serta reformasi fikih untuk menjawab tantangan keadilan kontemporer.
Kategori Digital Transformation and Justice Inequality dipandu oleh Prof. Dr. Khamami Zada, M.A. di Ruang Meeting lantai 2. Pembahasan dalam sesi ini meliputi e-court dan legal tech dalam akses keadilan, tata kelola kecerdasan buatan beserta risiko etikanya, kesenjangan digital dalam layanan hukum, serta perlindungan data bagi kelompok rentan.
Selanjutnya, kategori Economic Justice and Social Protection dibimbing oleh Hidayatullah, Ph.D. di Ruang Teater lantai 2. Fokus kajian meliputi keuangan sosial Islam seperti zakat dan wakaf bagi kelompok rentan, kemiskinan dan ketimpangan dalam perspektif hukum, hak-hak pekerja di era ekonomi digital, serta inklusi keuangan dan keadilan sosial.
Pada kategori Climate Justice and Environmental Vulnerability, Prof. Dr. Yayan Sopyan, M.Ag. memimpin sesi review di Ruang Meeting Dekanat lantai 2. Topik yang dibahas mencakup perpindahan penduduk akibat perubahan iklim, hukum lingkungan dan hak masyarakat adat, tata kelola kebencanaan dan perlindungan hukum, hingga keadilan antargenerasi.
Adapun kategori Global Peace, Security, and Justice dipandu oleh Dr. Masyrofah, S.Ag., M.Si di Ruang Kelas Magister lantai 3 (302). Sesi ini mengangkat isu-isu terkait rekonstruksi keadilan global di tengah tatanan dunia yang terfragmentasi, keamanan manusia dan perlindungan kelompok rentan seperti pengungsi dan migran, hubungan agama, hukum, dan perdamaian dalam masyarakat plural, serta tata kelola digital dan keamanan siber di masa depan.
Melalui kegiatan Coaching Clinic Series 3 ini, FSH UIN Jakarta menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah internasional sekaligus memperkuat kontribusi akademik dalam isu-isu hukum dan keadilan global yang relevan dengan tantangan masyarakat kontemporer.


