FSH UIN Jakarta Perkuat Fasilitas Pembelajaran melalui Pengembangan Smart Class
Berita Fsh, Smart Class — Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terus memperkuat kualitas sarana pembelajaran melalui pengembangan Smart Class. Fasilitas pembelajaran berbasis teknologi tersebut dihadirkan melalui kolaborasi antara FSH, alumni, dan mitra eksternal sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan akademik yang semakin modern dan mendukung kebutuhan mahasiswa.
Peresmian Smart Class berlangsung pada Kamis (1/10/2026) dan dihadiri Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., Dekan FSH beserta jajaran, para guru besar dan alumni, serta perwakilan Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Dekan FSH UIN Jakarta, Prof. Dr. Muhammad Maksum, S.H., M.A., M.D.C., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pengembangan fasilitas pembelajaran di lingkungan FSH.
Ia menjelaskan bahwa pada tahun ini FSH memperoleh dukungan pembangunan sejumlah Smart Class dari berbagai pihak. Dua Smart Class merupakan bantuan BRI Peduli melalui alumni FSH, Lukmanul Hakim, M.Si., yang ditempatkan di lantai 6. Sementara satu Smart Class lainnya merupakan bantuan alumni, Prof. Dr. Wahiduddin Adam, yang berada di lantai 3.
“Ini merupakan ikhtiar kita bersama dalam rangka mendukung visi Pak Rektor untuk memodernisasi UIN Jakarta, termasuk dalam peningkatan sarana dan prasarana,” ujar Prof. Muhammad Maksum.
Menurutnya, lantai 3, 6, dan 7 merupakan area yang banyak digunakan mahasiswa untuk kegiatan akademik. Karena itu, penguatan fasilitas pembelajaran pada area tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kenyamanan dan efektivitas kegiatan perkuliahan.
Prof. Muhammad Maksum juga menyampaikan terima kasih kepada BRI, alumni, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Ia berharap kolaborasi antara perguruan tinggi, alumni, dan mitra eksternal dapat terus berkembang dalam mendukung kemajuan pendidikan.
Sementara itu, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., menegaskan pentingnya penyediaan sarana dan prasarana yang memadai sebagai bagian dari peningkatan pelayanan kepada mahasiswa. Menurutnya, fasilitas pembelajaran harus dikembangkan berdasarkan kebutuhan akademik dan pelayanan.
“Yang paling utama adalah sarana pelayanan mahasiswa. Ruang kelas, kursi, toilet, dan papan tulis merupakan sarana utama yang tidak boleh diabaikan,” ungkapnya.
Prof. Asep Saepudin Jahar juga mendorong agar seluruh fakultas memperoleh fasilitas yang layak sehingga mahasiswa mendapatkan dukungan pembelajaran yang baik tanpa membedakan latar belakang fakultas.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Wahiduddin Adam juga menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. Menurutnya, Smart Classroom dapat mengintegrasikan teknologi modern ke dalam kegiatan akademik sehingga proses pembelajaran berlangsung lebih interaktif dan efektif.
Ia juga menekankan pentingnya kontribusi alumni terhadap almamater. Menurutnya, alumni tidak hanya memiliki peran dalam mengembangkan karier dan kapasitas profesional, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata bagi kampus dan generasi mahasiswa berikutnya.
“Alumni harus berguna bagi almamaternya, bagi mahasiswa, dan bagi kampusnya,” tuturnya.
Sebagai alumni FSH UIN Jakarta, Lukmanul Khakim, M.Si., Komisaris Independen BRI, mengungkapkan rasa syukur dapat kembali ke almamater sekaligus memberikan kontribusi dalam pengembangan fasilitas pendidikan.
“Setiap kali datang ke sini, rasanya seperti pulang ke rumah sendiri,” ujarnya.
Lukmanul Khakim menyampaikan bahwa kontribusi yang diberikan kepada almamater merupakan bentuk rasa syukur atas ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan di FSH UIN Jakarta.
Ia berharap keberadaan Smart Class dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa dan mendukung lahirnya generasi yang lebih berkualitas, produktif, serta mampu berkontribusi di berbagai bidang.
Selain mendukung pengembangan fasilitas, Lukmanul Khakim juga menyoroti pentingnya memperkuat jaringan alumni UIN Jakarta di berbagai sektor. Menurutnya, alumni memiliki ruang kontribusi yang luas, baik di pemerintahan, dunia usaha, maupun bidang profesional lainnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan plakat sebagai bentuk apresiasi kepada pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam menghadirkan Smart Class di lingkungan FSH UIN Jakarta. Setelah itu, rombongan melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi dan meresmikan Smart Class yang telah disiapkan.
Suasana peresmian berlangsung semakin menarik karena pada saat rombongan tiba di sejumlah ruang Smart Class, kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung. Kondisi tersebut menjadi gambaran nyata bahwa fasilitas yang diresmikan langsung dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas akademik mahasiswa.
Dalam kesempatan tersebut, pihak BRI juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa melalui pemberian BRIZZI, kartu uang elektronik dari BRI, dengan saldo masing-masing sebesar Rp200.000 kepada sejumlah mahasiswa yang beruntung. Pemberian tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi BRI kepada mahasiswa sekaligus menambah kemeriahan rangkaian peresmian Smart Class.
Peresmian Smart Class tersebut menjadi bagian dari komitmen FSH UIN Jakarta dalam meningkatkan kualitas lingkungan pembelajaran sekaligus memperkuat sinergi dengan alumni dan mitra eksternal.
Melalui fasilitas berbasis teknologi tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman pembelajaran yang semakin adaptif terhadap perkembangan zaman. Kolaborasi antara FSH, alumni, dan berbagai mitra strategis juga diharapkan terus berkembang sehingga dapat menghadirkan berbagai dukungan baru bagi peningkatan kualitas pendidikan di FSH UIN Jakarta.(Nsc)





