FSH UIN Jakarta Bekali Mahasiswa Baru Magister dan Doktor dengan Sistem Akademik dan Riset
BERITA FSH, Ruang Teater Lt.2 — Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan kegiatan Orientasi Mahasiswa Baru Semester Genap Tahun Akademik 2025–2026 bagi Program Magister dan Doktor pada Selasa (14/4/2026) di Ruang Teater Lantai 2 FSH.
Kegiatan ini diikuti oleh 32 mahasiswa baru yang berasal dari Program Magister Hukum Ekonomi Syariah (MHES), Magister Hukum Keluarga (MHK), serta Program Doktor Ilmu Syariah (DIS). Orientasi ini menjadi langkah awal dalam membekali mahasiswa dengan pemahaman komprehensif terkait sistem akademik, administrasi, serta budaya riset di lingkungan pascasarjana.
Dalam sambutannya, Dekan FSH menegaskan bahwa fakultas memiliki keunggulan dalam integrasi keilmuan hukum dan syariah yang didukung oleh tenaga pengajar yang tidak hanya akademisi, tetapi juga praktisi, seperti hakim dan advokat. Mahasiswa juga didorong untuk aktif dalam kegiatan riset dan publikasi ilmiah sejak awal masa studi, dengan dukungan fasilitas dan pendanaan dari fakultas.
“Kami menargetkan masa studi S2 dapat diselesaikan dalam dua tahun dan S3 dalam tiga tahun. Mahasiswa diharapkan mampu berprestasi dan berkontribusi bagi pengembangan keilmuan serta membawa nama baik institusi,” ujarnya.
Pada sesi materi kefakultasan, Wakil Dekan Bidang Akademik menjelaskan berbagai ketentuan akademik, mulai dari pengisian KRS, masa studi maksimal, hingga syarat kelulusan cumlaude. Ia juga menekankan pentingnya budaya menulis dan publikasi ilmiah, di mana setiap mata kuliah diarahkan untuk menghasilkan artikel ilmiah. Untuk mendukung hal tersebut, fakultas menyediakan program coaching clinic penulisan ilmiah.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum memaparkan terkait layanan administrasi, fasilitas kampus, serta dukungan terhadap kegiatan akademik mahasiswa. Fasilitas seperti ruang teater, smart classroom, dan perpustakaan diharapkan dapat menunjang proses pembelajaran yang optimal. Selain itu, mahasiswa juga diberi kesempatan untuk mengusulkan referensi buku serta terlibat dalam kolaborasi riset dan publikasi bersama dosen.
Antusiasme peserta terlihat dalam sesi tanya jawab yang membahas berbagai hal, mulai dari kewajiban publikasi jurnal, mekanisme perkuliahan, hingga kebijakan akademik bagi mahasiswa dengan kebutuhan khusus. Pihak fakultas menegaskan komitmen untuk memberikan fleksibilitas akademik dengan tetap menjaga standar mutu pendidikan.
Pada sesi berikutnya, mahasiswa dibagi berdasarkan program studi untuk mendapatkan wawasan yang lebih spesifik. Program Doktor Ilmu Syariah menekankan pentingnya penentuan fokus penelitian sejak awal serta target publikasi minimal pada jurnal bereputasi. Sementara itu, Program Magister Hukum Keluarga dan Hukum Ekonomi Syariah memberikan pemahaman terkait tahapan penyusunan tesis, proses bimbingan, serta strategi penyelesaian studi tepat waktu.
Melalui kegiatan orientasi ini, diharapkan mahasiswa baru pascasarjana FSH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dapat beradaptasi dengan baik, memiliki perencanaan studi yang matang, serta mampu mengembangkan budaya akademik yang produktif, kolaboratif, dan berdaya saing.(Nsc)



