FSH UIN Jakarta Bekali Calon Wisudawan Ke-140 melalui Pelatihan Soft Skill dan Hard Skill
Berita Fsh, Teater Lt.2 - Sebagai bentuk pembekalan bagi mahasiswa yang akan menyelesaikan masa studi, Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Soft Skill dan Hard Skill bagi Calon Wisudawan Ke-140 pada Selasa, 12 Mei 2026, bertempat di Ruang Teater Lantai 2 Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 13.00 WIB ini diikuti oleh para calon wisudawan dan wisudawati dari berbagai program studi di lingkungan FSH.
Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan motivasi, wawasan, serta penguatan kompetensi kepada mahasiswa agar siap menghadapi dunia profesional, organisasi, maupun peluang studi lanjut. Di tengah persaingan global yang semakin kompetitif, lulusan perguruan tinggi tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kemampuan komunikasi, kepemimpinan, adaptasi, dan wawasan profesional yang luas.
Acara dibuka oleh moderator, Indah Fitri, yang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian Fakultas Syariah dan Hukum terhadap masa depan para lulusan. Ia berharap peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali pengalaman, motivasi, dan wawasan dari para narasumber yang hadir.
Sambutan kegiatan disampaikan oleh Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Muhammad Maksum, S.H., M.A., MDC. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pelatihan soft skill dan hard skill menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi kehidupan pasca kampus.
Beliau juga mengapresiasi mahasiswa yang mampu menyelesaikan studi tepat waktu, bahkan dalam waktu tiga setengah tahun. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hal yang membanggakan dan menjadi bukti kesungguhan mahasiswa dalam menempuh pendidikan.
Selain itu, Prof. Muhammad Maksum menjelaskan bahwa Fakultas Syariah dan Hukum terus berupaya menghadirkan berbagai program yang bermanfaat bagi mahasiswa dan alumni agar mampu bersaing di tengah tantangan global dan dunia profesional yang semakin kompetitif.
Dalam kesempatan tersebut, beliau turut memperkenalkan para narasumber dengan latar belakang profesi yang beragam, mulai dari hakim, pengelola zakat, penyelenggara pemilu, hingga alumni yang berhasil menempuh studi di luar negeri melalui program beasiswa. Keberagaman profesi tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa sesuai minat dan cita-cita masing-masing.
Materi pertama disampaikan oleh Dr. Hj. Yayu Aviana, S.Ag., M.H., Hakim Yustisial Mahkamah Agung Republik Indonesia sekaligus alumni Fakultas Syariah dan Hukum. Dalam pemaparannya, beliau membagikan perjalanan hidup dan karier sejak menjadi mahasiswa hingga berhasil menjadi hakim.
Beliau menekankan pentingnya memiliki target hidup, menjadikan cita-cita sebagai motivasi, aktif berorganisasi, meningkatkan budaya literasi, serta menjaga integritas dan profesionalisme. Ia juga memberikan motivasi kepada mahasiswa perempuan agar tidak minder dalam mengejar pendidikan dan karier karena perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi di dunia profesional.
Materi berikutnya disampaikan oleh Syuhud, S.H.I., Wakil Ketua Baznas Provinsi Banten. Dalam penyampaiannya, beliau membagikan pengalaman perjalanan karier sejak menjadi mahasiswa hingga dipercaya menjadi pimpinan Baznas Provinsi Banten.
Beliau menegaskan pentingnya pengalaman organisasi dalam membangun kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta relasi profesional yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja. Pengalaman bekerja di dunia perbankan juga menjadi pelajaran berharga dalam membentuk mental dan kemampuan interpersonal.
Sementara itu, Ferinda Khairunissa Fachri, S.H., LL.M., alumni Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta sekaligus awardee LPDP dan lulusan University of New South Wales Sydney, Australia, membagikan pengalaman mengenai studi lanjut di luar negeri.
Dalam pemaparannya, Ferinda menjelaskan manfaat studi internasional seperti memperluas perspektif global, membangun jaringan internasional, serta meningkatkan kemampuan komunikasi dan adaptasi. Ia juga memberikan berbagai tips persiapan beasiswa, mulai dari kemampuan bahasa asing, penyusunan motivation letter dan study plan, hingga pentingnya pengalaman organisasi dan profesional.
Materi terakhir disampaikan oleh Muhammad Ihsan, S.E.I., S.H., M.H., Ketua KPU Provinsi Banten. Beliau menyampaikan pentingnya kepemimpinan, pelayanan publik, serta menjaga integritas dalam menjalankan amanah di tengah masyarakat dan pemerintahan.
Setelah seluruh materi selesai disampaikan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan terkait tips membangun karier, strategi memperoleh beasiswa luar negeri, pengalaman organisasi, hingga tantangan dunia kerja dan profesional.
Melalui kegiatan ini, para calon wisudawan memperoleh wawasan mengenai pengembangan soft skill dan hard skill, motivasi menghadapi dunia profesional, serta informasi mengenai peluang studi lanjut dan pengembangan karier di masa depan.
Kegiatan ditutup dengan harapan agar seluruh peserta mampu mempersiapkan diri menjadi lulusan yang unggul, adaptif, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi masyarakat sesuai bidang masing-masing.(Nsc)






