FSH UIN Jakarta Bahas Strategi Peningkatan Tracer Study 2025, Targetkan Capaian di Atas 60%
Berita FSH, Ruang Rapat Dekanat - Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar rapat pembahasan Tracer Study pada Selasa, 18 November 2025 bertempat di Ruang Meeting Dekanat FSH. Rapat berlangsung pukul 13.00–14.00 WIB dan dipimpin oleh Wakil Dekan III, Prof. Dr. Kamarusdiana, MH, dengan agenda utama membahas progres Tracer Study 2025 serta langkah strategis untuk meningkatkan capaian responden.

Dalam paparannya, Kepala Pusat Tracer Study UIN Jakarta, Dr. Kholis Hamdy, mengapresiasi kemajuan pelaksanaan tracer study di FSH dibandingkan tahun sebelumnya. Ia berharap capaian tahun ini dapat dimaksimalkan hingga akhir Desember dan ditingkatkan lebih signifikan pada tahun mendatang.

PIC Tracer Study FSH, Rara, turut menjelaskan bahwa instrumen tracer study telah mengakomodasi berbagai kategori alumni, mulai dari yang sudah bekerja, berwirausaha, melanjutkan studi, hingga yang sedang mencari pekerjaan. Data tracer terdiri dari empat klaster dan mencakup informasi umum, latar belakang pendidikan, pekerjaan, serta kompetensi.
Hingga pertengahan November 2025, capaian tracer study FSH mencapai 42,22% dengan 293 responden dari total 694 alumni, sementara capaian tingkat universitas mencapai 74%. Sebagian besar responden berasal dari rentang angkatan wisuda 131–134, dengan 53% menyatakan telah bekerja. Meski demikian, FSH masih menghadapi kendala rendahnya respons alumni akibat kesibukan, kurangnya pemahaman tentang tracer study, serta nomor kontak yang tidak aktif.
Beberapa program studi seperti Hukum Ekonomi Syariah (HES), Hukum Keluarga (HK), dan Ilmu Hukum (IH) menjadi fokus peningkatan karena capaian responnya masih rendah. Rapat juga memaparkan strategi dari fakultas-fakultas dengan pencapaian tertinggi, seperti dukungan aktif pimpinan fakultas, komunikasi langsung pimpinan kepada alumni, hingga kolaborasi intensif antara fakultas, prodi, dan tim tracer study.
Sebagai langkah tindak lanjut, FSH merekomendasikan pembentukan Tim Khusus Tracer Study untuk mengejar pengisian data alumni 2024 serta memperpanjang masa pengisian tracer study hingga 30 November 2025 dari batas awal 23 November. FSH juga membuka opsi untuk merekrut mahasiswa magang atau KKN sebagai bagian dari tim tracer study, terutama untuk mengelola google form terbaru pada kategori TS3 dan TS4.
Selain itu, rapat mengusulkan pembuatan materi informasi mengenai manfaat tracer study bagi alumni sebelum mereka mengisi formulir. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan partisipasi alumni dalam mendukung kelengkapan data tracer study.
Dengan berbagai strategi tersebut, FSH menargetkan capaian Tracer Study 2025 dapat meningkat minimal 60%, sebagai upaya memastikan pemetaan kompetensi lulusan dan peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan fakultas.(Nsc)
