Ruang Jurnal FSH, Berita FSH ONLINE – Terindex di lembaga pengindex internasional se level ESCI (Emerging Source Citation Index, Web of Science), Jurnal Cita Hukum membawa angin segar bagi civitas akademika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta khususnya Fakultas Syariah dan Hukum.

Penantian panjang selama satu tahun di tahun 2017 submit membuahkan hasil yang membanggakan, hal itu dapat diketahui setelah Director , Publisher Relation Clarivate Analytics menyampaikan dalam surat elektronik yaitu Jurnal Cita Hukum: Indonesian Law Journal berdasarakan hasil seleksi terindex di ESCI (Emerging Source Citation Index, Web of Science) mulai Volume 6 Nomor 1 tahun 2018, (20/12).

Jurnal Cita Hukum menambah deretan Jurnal di UIN Jakarta terindex di lembaga pengindex internasional ESCI (Emerging Source Citation Index, Web of Science) setelah Studia Islamika. ESCI merupakan salah satu dari enam database index online yang terdaftar di Web of Science Clarivate Analitycs (sebelumnya bernama Thomson Reuters) sejak akhir 2015. Keberadaan ESCI dipandang melengkapi indeks yang sangat selektif sebab memberikan visibilitas sebelumnya untuk sumber yang dievaluasi sebagai bagian dari proses seleksi jurnal SCIE, SSCI, dan AHCI yang ketat.

Artikel dalam jurnal terindeks ESCI akan disertakan dalam perhitungan H-Index penulis dan analisis yang dilakukan pada data Web of science atau produk terkait seperti InCites. Pengindeksasian ESCI akan memperbaiki visibilitas jurnal dan memberikan tanda kualitas baik pada jurnal sehingga akan menuntungkan bagi penulis yang artikelnya termuat di dalam jurnal tersebut.

Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta, Asep Saepudin Jahar mengungkapkan kegembiraannya dengan salah satu jurnal di FSH masuk level internasional. Ini sebuah kebanggan bagi FSH, semoga dengan terideksnya Jurnal Cita Hukum di level internasional menambah minat penulis baik dari dalam maupun luar UIN Jakarta menulis di jurnal ini, ungkapnya. Selamat dan sukses selalu bagi Tim Jurnal FSH, tambahnya lagi, (20/12).

Related image