Jakarta, Berita FSH Online – Rabu, 02 Juni 2021

Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.Ag.,S.H.,M.H.,M.A. menegaskan bahwa pelaksanaan wisuda bukan klimaks dari kegiatan pembelaran di perguruan tinggi, melainkan awal dari pembelajaran di dunia yang sesungguhnya. Setelah diwisuda, alumni diuji seberapa besar memberikan manfaat kepada ilmu pengetahuan, manusia, dan alama semesta. Dalam pepatah Arab disebutkan “al-‘ilmu bila ‘amal kasysyajar bila tsamar”, ilmu yang tidak dibarengi dengan perbuatan nyata bagaikan pohon yang tidak memiliki buah. Ia mendorong lulusan FSH untuk berkiprah dan berkontribusi nyata di tengah-tengah masyarakat. Di sisi lain, Dekan juga mendorong mahasiswa yang memiliki prestasi akademik atau non akademik, terus mengembangkan kemampuan termasuk kemampuan personal dan emosional seperti kemampuan komunikasi, disiplin, bekerja dalam kelompok, dan kepedulian. Di atas itu semua, sebagai alumni dari Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), menggantungkan nasib kepada Allah adalah wajib sebagai proses dari ikhtiar menuju tawakkal.

Orientasi tersebut disampaikan Dekan pada acara Pelepasan Calon Wisudawan ke-120 FSH yang digelar pada 2 Juni 2021 secara daring dan luring. Jumlah calon wisudawan dari seluruh program studi sebanyak 136 orang. Wisudawan terbanyak berasal dari program studi Hukum Keluarga dan Hukum Ekonomi Syariah masing-masing sebanyak 35 orang. Pelepasan wisudawan kali ini mengambil tema Penguatan Alumni FSH yang Unggul, Kompetitif dan Berakhlak Mulia dalam Mendukung UIN Menjadi PTN-BH. Ahmad Chairul Hadi, Sekretaris Program Studi Hukum Keluarga, ditunjuk sebagai ketua panitia.