Jakarta, Berita FSH Online- Selasa, 15 Juni 2021 Moot Court Community (MCC UIN Jakarta) kembali meraih prestasi. Pada tanggal 24 Mei 2021 menjadi hari dimana Keluarga besar FSH UIN Jakarta kembali menerima kabar baik dari berita kemengangan MCC. prestasi tersebut diraih oleh tim delegasi yang diantaranya yaitu: Ahmad Tarmidzi, Dzakwan Nurirfan, Fajri Anesthia, Sekar Ningsih, M. Faozan dan Salman Huda. Mereka sukses membawa kembali nama Fakultas Syariah Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ke dalam kancah Nasional dalam Kompetisi Mediasi Tingkat Nasional di Tarumana Law Fair 2021 dengan memperebutkan piala bergilir Mahkamah Agung Republik Indoneisa, Keenam delegasi tersebut membuahkan hasil yang sangat membanggakan dengan pencapaian Juara 1 dan Meditor terbaik yang diraih oleh Fajri Anesthia.

Kompetisi yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Tarumanagara dan bekerjasama dengan Mahkamah Agung RI, telah berhasil mengumpulkan 19 Tim di Universitas yang ada di Indonesia dalam babak eliminasi pemberkasan.  Perjalanan yang ditempuh oleh tim delegasi MCC UIN Jakarta tidaklah mudah, usai pengumpulan berkas dan menerima pengumuman untuk melangkah ke babak  penyisihan. Sehari setelah babak penyisihan, hari itu juga tim MCC UIN Jakarta masuk dalam babak final dipertemukan dengan 3 tim lawan dari Universitas yang cukup ternama yaitu; Universitas Gadjah Mada, Universitas Islam Indonesia dan Universitas Islam Sultan Agung.

Di saat Mahasiswa lain sedang berkumpul bersama keluarganya di hari raya idul fitri, tim MCC UIN Jakarta harus menyisihkan wakatunya untuk berlatih demi mengharumkan nama baik Fakultas serta Almamaternya. Latihan selama 2 bulan lebih itu terbayarkan dengan hasil yang diumumkan oleh pihak panitia pada Pukul 17.30 dengan video yang menunjukan logo dan menyebutkan nama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai Juara 1 sekaligus mediator terbaik dalam memperebutkan piala bergilir Mahkamah Agung RI dalam Kompetisi Mediasi Tingkat Nasional di Tarumanagara Law Fair 2021.  Hal ini membuat jajaran dekanat serta seluruh keluarga Fakultas Syariah dan Hukum bangga akan kabar tersebut, Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.Ag.,S.H.,M.H.,M.A selaku Dekan Fakultas Syariah dan Hukum memberikan dukungan serta ucapan terimakasih kepada tim MCC UIN Jakarta,menurutnya “keberhasilan tim mcc ini bukanlah yang pertamakali diraih, setiap tahunnya mcc uin jakarta selalu membawa pulang piala dan kejuaraan baik itu debat,karya tulis ilmiah maupun peradilan semu di kancah Nasional. Bahkan dapat dikatakan bahwa perlombaan secara online seperti ini tidak mengikis semangat juang tim mcc UIN Jakarta dalam kompetisi mediasi tahun ini. Usaha,doa serta ikhtiar tim mcc selama 2 bulan lebih telah memperlihatkan kepada seluruh civitias akademika bahwa mereka mampu membuktikan dengan meraih juara 1 dan menjadi mediator terbaik dalam kompetisi mediasi tingkat nasioanal tarumanagara law fair piala mahkamah agung RI. kami segenap keluarga besar Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta bangga dan mengucapkan terimakasih kepada moor court comunity terutama Anjas Rinaldi Siregar selaku Ketua MCC UIN Jakarta yang telah berusaha semaksimal mungkin untuk mengharumkan nama baik FSH UIN JAKARTA di kancah Nasional.”

Kebahagiaan yang meledak diantara seluruh pengurus MCC UIN Jakarta menjadikan suatu pengalaman yang beharga di bulan ini. Menurut tim MCC UIN Jakarta, kemenangan yang diraih mereka tidak akan pernah berhasil tanpa bantuan dari Jajaran dekanatan, dosen serta senior yang ikut andil membantu memfasilitasi kebutuhan tim delegasi. Bahkan menurut mereka, kendati kemenangan ini merupakan target yang telah diharapkan namun itu bukanlah salah satu tujuan utamanya. Lebih dari sekedar menang dan mendapat pelakat, mereka mengatakan bahwa kemenangan yang sesungguhnya yaitu ada pada pengalaman diskusi yang telah mereka lalui selama kurun wkatu 2 bulan lebih. Kedepannya pengurus MCC berharap untuk mempertahankan Juara serta mengevaluasi kembali hal-hal yang masih kurang optimal demi terwujudnya visi misi Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang dapat mempertahankan eksistensinya di kancah Nasional dan semoga bisa bertahap ke kancah Internasional.

-Imas Novita