Tangerang Selatan – bahasa arab adalah salah satu aspek yang sangat penting untuk dikuasai khususnya bagi mahasiswa syariah dan hukum yang selalu berkutat pada kitab-kitab berbahasa arab dalam menunjang pembelajaran, mengingat urgensi tersebut departemen penelitian dan pengembangan himpunan mahasiswa program studi perbandingan mazhab membuat sebuah program comparative arabic class (CAC) yakni kelas yang memfasilitasi pengembangan pembelajaran bahasa arab. Program ini meluncurkan pembukaan atau grand opening pada hari sabtu (10/07/2021) secara daring melalui aplikasi virtual zoom meeting.

Acara dibuka oleh pembawa acara yakni Anggi Ristiani pada pukul 14:07 WIB, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Hijri Ruzbihan, dan dimeriahkan pula dengan sambutan-sambutan yang diawali dari Koordinator Departemen Penelitian dan Pengembangan yakni Shofiyatul Ummah, sambutan kedua disampaikan oleh ketua himpunan mahasiswa perbandingan mazhab yakni Hengki Aditya, dan yang terakhir sambutan secara khusus disampaikan oleh ketua program studi perbandingan mazhab yakni Ibu Siti Hanna, L.C, M.A,

Sebagai acara inti pada kesempatan perdana ini, departemen penelitian dan pengembangan menghadirkan Jamaliah Hadiroh, S.H, yang merupakan Dewan pengajar bimbingan kuliah timur tengah – rehlata sebagai narasumber atau pemateri dalam Comparative Arabic class (CAC), dan dimoderatori oleh Nuraida Fitriani, acara ini berlangsung dengan metode talkshow dan Tanya jawab yang salah satunya turut membahas pengantar urgensitas menguasai bahasa arab. sebagai muslim perlu untuk memahami bahasa arab agar dapat memahami makna dari ibadah seperti halnya mengaji, doa, dan shalat, dalam hal ini diperlukan pembelajaran khusus karena tidak semua orang yang bisa bahasa arab bisa memahami secara utuh kandungan untuk mengambil hikmahnya. Kemudian dalam closing statement-nya, pemateri juga  turut memberikan pesan kepada para rekan partisipan mahasiswa

“Pertama, buktikan kemampuan berbahasa dengan berkarya atau berprestasi. Kedua,waktu yang berkah, manfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk produktif. Keempat, sebagai mahasiswa syariah dan hukum perlu untuk memahami bahasa arab, dan keempat terus berbuat baik karena man ‘amila ‘amalan shalihan falinafsihi, barang siapa yang berbuat baik maka itu untuk dirinya sendiri” ujar Jamaliah

Kagiatan club Arab ini akan menjadi program rutinan jurusan perbandingan madzhab, yang berada di bawah program langsung departemen penelitian dan pengembangan, kelas lanjutan akan dilaksanakan melalui, pembelajaran interaktif, agar dapat lebih mengembangkan dibidang takallum lugghah Al-Arabiyyah dengan dibimbing oleh tutor2 mumpuni dan berpengalaman.

(Sumber : Tim Jurnalistik HMPS PM)