ILMU HUKUM| Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta laksanakan kegiatan upgrading pengurus yang bertajuk “Menggali Potensi Dengan Semangat Bersinergi dan Berinovasi Mengoptimalkan Kinerja HMPS Ilmu Hukum” yang berlangsung di Ruang Teater lantai 2, FSH UIN Jakarta.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiwaan, Alumni, dan Kerja sama, Dr. Maskufa, M.A sebagai pembuka kegiatan, dan Ketua Program Studi (Prodi) Ilmu Hukum, , Dr. Muhammad Ali Hanafiah Selian, S.H., M.H., serta para narasumber Atok R. Aryanto (Direktur Kubik Leadership) sebagai pemateri Leadership, Yogie Armanda, S.AB. (Managing Director at Dampak Social Indonesia) sebagai pemateri Analisis Sosial & Diri, Azizah Ratu Buana (Kornas Dema FSH se-Indonesia 2021-2023) sebagai pemateri Keorganisasi & Administrasi serta seluruh Mahasiswa Prodi Imu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada Senin, (04/07/2022)

Ketua HMPS Ilmu Hukum, Dafa Nayudhistira mengajak kepada para pengurus HMPS Ilmu Hukum untuk terus berkembang dalam berorganisasi. Menurutnya, upgrading tersebut dapat menjadi bekal dalam meningkatkan kualitas kerja dan membantu berpikir kritis.

“Upgrading ini di prioritaskan karena untuk membentuk pola pikir organisatoris yang baik. karena pepatah pernah berkata bahwa bila ingin mengubah manusia, ubah dulu pola pikirnya. sehingga di harapkan dengan upgrading ini, rekan-rekan dapat dibentuk pola pikirnya menjadi organisatoris yang baik yang memahami mengenai Keorganisasian, Administrasi, Leadership, Analisis Diri & Analisis Sosial,” terangnya melalui rilis yang diterima Humas.fsh.uinjakarta.

Wakil Ketua HMPS Ilmu Hukum, Muhammad Burhanudin menyampaikan beberapa arahan dan masukan.

“Bahwa perlunya setiap pengurus untuk menguasai materi leadership karena leadership bukan hanya ada pada ketua ataupun wakilnya saja, tapi nantinya kalian akan memimpin program kerja yang kalian rancang, dan sebelum memimpin tim perlunya kita kuasai diri untuk memimpin diri sendiri,” tegasnya.

Kornas Dema FSH se-Indonesia 2021-2023, Azizah Ratu Buana Khan sebagai pemateri terkait keorganisasian dan administrasi dalam sambutannya memberikan beberapa penjelasan perihal proses keorganisasian.

“Menjalankan organisasi itu bagaikan bermain catur, setiap lini mempunyai fungsi dan kegunaannya masing. sehingga dapat mengisi satu sama lain. lalu, administrasi begitu penting sebagai seorang organisatoris agar tau menjalankan organisasi dengan baik,” sambutnya.

Direktur Kubik Leadership, Atok R. Aryanto sebagai pemateri Leadership mengungkapkan kunci leadership sesuai dengan how become a Servant Leader.

“Tidak ada satu gaya kepemimpinan yg dapat dipakai untuk menyelesaikan semua masalah kepemimpinan karen urusan kepemimpinan terdapat 3 unsur yakni, Tim, Leader dan Situasional,” ungkaprnya.

Managing Director at Dampak Social Indonesia, Yogie Armanda, S.AB., sebagai pemateri Analisis Sosial & Diri, ia menerangkan definisi analisi diri terdiri dari kekurangan dan kelebihan diri sendiri. Adapun analisis social merupakan kepekaan lingkungan sekitar seperti ruang lingkup ansos (kriminalitas, pengangguran, kebodohan dan kemiskinan) ataupun sistem sosial seperti budaya, tradisi, sistem pemerintahan dll.

Dijelaskan Yogie Armanda, penerapan metode analisi dapat berlaku dengan self awareness.

“Metode Analis yang bisa digunakan untuk dapat menganalisis diri ialah dengan metode Self Awareness (pengetahuan atau persepsi atau pikiran, atau tingkah laku pada diri sendiri), Self Concept (bagaimana kita mengetahui kepribadian, keyakinan, tujuan hidup), SWOT (Strength, weakness, opportunity, Threat’s) pemetaan diri. Lalu metode analisis sosial ialah dengan metode SWOT, Tulang Ikan, Buzan (Mind Map),” paparnya.