Jakarta,Berita FSH Online- Pada tanggal 11 Juni 2021 lalu, UIN Syarif Hidayatullah, menerima kunjungan Tamu Negara Secretary General The International Islamic Fiqh Academy (IIFA), Syekh Prof. Koutoub Moustapha Sano. Civitas Akademika UIN dipimpin langsung oleh Rektor UIN Jakarta, Prof. Dr. Amany Lubis, MA. Kunjungan tersebut melahirkan kesepakatan kerjasama antara keduanya untuk mengembangkan kajian Islam di berbagai forum ilmiah. Suatu kebanggaan dan kehormatan bagi UIN Syarif Hidayatullah Jakart terpilih mewakili sejumlah PTKIN di tanah air dalam muwujudkan tujuan kerjasama tersebut.

Mengawali paparan dan presentasi visi misi IIFA, oleh Syekh Kuotoub yang didampingi beberapa delegasi, berlangsung dihadapan para undangan civitas akademika UIN Syarif Hidayatullah. Turut hadir dalam acara, diantaranya para Wakil Rektor, beberapa Dekan Fakultas dan Direktur Pascasarjana, Kepala Biro, Ketua Lembaga, Kepala Lembaga, Kepala UPT, Wakil Kopertais dan beberapa unsur pimpinan dan dosen. Fak. Syariah dan Hukum diwakili langsung Dekan FSH, Wakil Dekan Bidang Akademik, Wakil Dekan Bidang Administrasi dan Umum, serta wakil dari Prodi MHES dan HES.

Syekh Koutoub Mustapha Sano menjelaskan bahwa IIFA merupakan organisasi global Islam di dunia. Sebagai organisasi sayap dari Organisasi Kerjasama Islam (OKI), IIFA fokus terhadap pengkajian Syariah Islam, baik Ontologi, Epistomologi dan Aksiologi yang kuat secara literasi. Organisasi ini beranggotakan para ahli hukum, cendekiawan, peneliti serta intelektual Muslim terkemuka di berbagai belahan dunia Islam.

Menurutnya, bahwa Indonesia memiliki segudang potensi tersebut, namun sampai saat ini, belum signifikan yang berkotribusi aktif dalam berbagai program IIFA. Yang berkesempatan pernah tampil dalam beberapa pagelaran forum seminar dan diskusi kegiatan IIFA adalah Rektor UIN Syarif Hidayatullah, Prof. Amany Lubis. Sehingga dari sini, Syekh Koutoub memandang bahwa PT. UIN Syarif Hidayatullah yang juga window PTKIN di tanah air, sangat pantas menjadi pionir wakil dalam Kerjasama ini.

Di sela-sela berlangsungnya acara dengan pengantar Bahasa Arab, Dekan Fakultas Syariah, Dr. H. Ahmad Tholabi Kharlie, SH., MA, memberi sumbang saran ide pikiran yang cukup segar terkait tema dan diskurus kajian IIFA ke depan. Diantara narasinya adalah urgensitas pembahasan komprehensif tentang peyatuan kalender Islam yang berdasar tahun Hijriyah

Penulis: M. Fudhail R